Sunday, March 20, 2016

logika dan perasaan Minggu, 20 Maret 2016

Manusia Perasa dan Manusia Logis Hidup Saling Melengkapi Satu Sama Lain.



Jangan salahkan perasa jika ia sensitif, mudah menangis, serius, melangkolis, jarang bercanda, n kadang berfikir terlalu dalam. Mereka sang perasa mudah merasakan hal2 diluar logis. Mereka mudah merasakan hal2 yg berhubungan dengan perasaan.

Kita juga mungkin tidak bisa menyalahkan adanya orang yg logis. Bukannya sang logis cuek, tak berperasaan, tidak peka, dsb. Orang logis itu berkebalikan dgn org perasa. Orang logis bukannya bersebrangan dgn org perasa. Orang logis akan melengkapi logika orang perasa.

Itulah mengapa kita diciptakan berpasang2 Pria dan Wanita. Logika Pria yg Logis melengkapi Perasaan Wanita yg Perasa. Pria menjelaskan arti logika saat Wanita terlalu memakai perasaannya. Begitupun sebaliknya. Wanita menjelaskan arti perasaan saat Pria teelalu logis n kurang memperhatikan perasaan.

kita sebagai manusia biasa juga mempunyai logika dan perasaan. Dan walaupun kita dominan salah satu, pasti kita pernah ada di kedua sisi tersebut secara bergantian silih berganti.

Perbedaan 2 sudut pandang pemikiran ini sungguh terasa saat kita berada dalam salah satu 2 bagian tersebut. .
Contohnya :
Saat kita sedang masuk zona logika dan saat itu kita tak sengaja melihat orang yg perasa itu aneh, baper, sensitif, dsb. Padahal

270326FRI (SEMINGGU PASCA LEBARAN, MAS SAR MASIH KAYAK GITU, ULFAH SIBUK SENDIRI TAPI ALKHAMDULILLAH AMAN NGGAK MARAH-MARAHIN AKU. ALKHAMDULILLAH).

00 01 02 03 04 SUBUHAN  05 06 07 08 09 10 11 12 DHUHURAN  13 14 15 ASHARAN  16 17 18 MAHHRIBAN  19 ISYA'AN  20 21 22 23 24