Namun ada 1 hal yang membuatku deg²an, sebel, dan lumayan nggak terima. Malam ini Mrs. Darpo tanya "bos apa" itu maksudnya pasti dia apa si darpo laki² merasa nggak trima sepupunya darpo laki² takpanggil Bos. Aku sangat bisa merasakan itu.
Aku orang biasa nggak boleh kalah dan nggak boleh ditindas orang² yang merasa tinggi, punya kekayaan, jabatan, dll dsb.
Alhamdulillah amalan dzikir asmaul husna andalanku dulu udah aku amalkan lagi, dan alhamdulillah insyaallah semoga selalu istiqomah menjalankan dzikir Tarbiyah Toriqoh Sadziliyah dari Uztad Amin. Aamiiin Ya Allah.
Alhamdulillah dzikir asmaul husna andalan mengantarku mijet 2 pasien Tirta Arum Serem dan alhamdulillah dalam perjalanan menuju ke sana matahari terang menyinari jaketku. Insyaallah aku yakin insyaallah efek dzikir indah Dan dzikir asmaul husna yang tinggi itu. Insyaallah. Alhamdulillah.
Dan alhamdulillah aku dah mulai pede dan berani manggil pasienku dengan panggilan Bos. Semoga pasien Kauman ku yang mantu Pak Ayik juga aku pede dan berani manggil Bos. Alhamdulillah aku dah berani manggil Rudi Bos di WA.
Karna panggilan Bos yang aku sematkan bukan merupakan panggilan penghinaan melainkan sebuat panggilan hakikat sebenarnya bahwa pasien yang menyewa jasa pijatku hakikatnya merupakan bosku karena mereka yang membayarku.
Udah ah males aku mikir si darpo wanita. Aku yakin fix dia merasa seperti dilecehkan karena Bos Yon kupanggil Bos. Padahal Bos Yon fine² aja kupanggil Bos. Emang parah, yang merasa tinggi inginnya diperlakukan terhirmat terus. Padahal sebenarnya panggilan Bos itu ya hakikat hubungaku dengan pasienku. Anjir emang kejadian si darpo perempuan wa gua emang bikin gua males. Nggak peduli gua dia selasa jadi pijet apa nggak.